Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Mencintai Frater. Dosa atau Rahmat?

           A/  "Mata buta pada bra yang sudah dibuang semalam di ranjang  yang penuh dengan buku doa dan rosario  birahi sudah menang bra Tuhan ketinggalan kalah duel  dua sembah dan serambi rahasia   bibirnya menempel  meresapkan mulut dalam doa tobat  pengakuan yang pahit bukan?" (Sebuah puisi perpisahan dari Frater untuk nona saat hendak Kaul Kekal)   B/ Ada yang bilang kamu adalah Tabernakel Berjalan  atau doa usang para bidaah yang patah hatinya atau  hatinya sudah patah  C/  Aku perempuan yang akan bermandikan rahmat saat mandi di air terjuan bibirmu  atau saat tenggelam di dalam telaga "kata-kata gombalanmu"  D/ Apakah sejatinya cinta adalah sebuah kepastian?  atau kepastian cinta sejatinya adalah penantian  remukan dada dan  lihat betapa lebam sebuah tanda tanya apakah mencinta seorang seperti dirimu  adalah sebuah "Dosa" ataua "Rahmat"...

Postingan Terbaru

Saat Dirimu mencintai seperti "Anjing"

Terlambat menyadari Rasa

Indonesia, Mau menangis tapi sudah merdeka.

Perihal Kenangan dan Melupakan

Tuhan dan Argumentasi manusia yang bangsat (Tuhan kami ingin nisan tetapi jangan kenangan)

Di Ranjang Frater ada Doa dan Perempuan

" Membaca Kitab "Mantan Kekasih" Frater"

" Mau dibawa kemana cinta 'Kita' Frater"

"Fr, Jangan buat aku kecewa karena menunggumu"

Jangan Patah