Jangan Patah


Bayangkan saja kalau-kalau 
Kita jadi semu 
Seperti waktu di atap rumah 
Dan semua doa kita berubah warna menjadi ungu 

Kita berharap jangan patah pada desahan sesak yg terakhir mengambil Jedah napas 

Sudah pas 

Hembusan yang merisaukan kenangan 
Dan melupakan ingatan 
Kita itu sekumpulan hasrat liar yg dikurung dan dijual dengan segumpal darah dan nama-nama kita adalah saksi matanya 


Amen

Komentar

Postingan Populer