Perihal Kenangan dan Melupakan
Kenangan dan melupakan
1/
Sudah kusam
Kumal
Debu
Saat bibir menyentuh doa
Rasa cuka sudah sekian menenggelamkan
Syarat dan bahasa bukan lagi
Buah bibir
Tetapi sudah jadi buah dosa
2/
Melupakan jalan pulang bersamamu
Bak sebuah bencana di dasar jiwa
Sambil merengek minta air
Di dasar langit dan embun
3/
Belajar melupakan kenangan
Meletakkan hati di antara kurung kurawal
Sambil merapal
Pujian paling dekil
"Aku mencintai omongan manismu saja"
4/
Hari melupakan
Sudah tersesat dalam ingatan
Sampai rusuk-rusuk kenikmatan
Tinggal kesakitan menagacak
Dan becek di kota sandaran bahu
Dan belaian rambut halus
5/
Sungguh aku mencintai janjimu
Saja
Selebihnya adalah dusta suci dengan
Iman pada kebutaan mata jiwa
Dan mata raga
6/
Sampai kita bertemu nanti
Canggung dan tak tahu mengucapkan
Rasa yg punya nyawa ganda
Di depan meja puisi
Dan mati di antara perang
Bayang-bayang yg saling menguatkan
Namun tak kuat seperti rinduku
Pada bahasa
" Sayang, aku mencintai bibir manismu saja selebihnya hanya tipuan"
Amen
(Ribang, 19 April 2021)
00:33

Is the best. Semangat👏
BalasHapusMakasi enu
Hapus