Di Ranjang Frater ada Doa dan Perempuan

 Di Ranjang Frater ada doa dan Perempuan







Selepas masa doa puasa

Saya mendoakan Perempuan senja 

Yang mengorbankan darahnya di lambung 

Demi aku lawan jenisnya 

Yang sudah berselingkuh dengan wanita-wanita lain

Yang lebih seksi di setiap chatingan  

Namun selalu menuntut di setiap pertemuan



“Kapan?

Kapan ?

Dirimu pergi dari sana 

Dan datang melamarku 

Dirimu tak perlu bawakan mahar

Sebab cintaku sudah kau belis

Dan kau beli dengan serumput rambut 

Dengan imut pipimu yang berlobang”


“Aku akan pulang sayang 

Tetapi jangan sekarang sebab 

Aku masih ingin menari telanjang 

Dan menyanyikan lagu kemuliaan 

Serta pertobatan kita di sepanjang pertemuan”


Jangan lagi sandarkan kepalamu sayang 

Sebab kita sudah tidak pernah memikirkan hubungan ini

Di balik semua dusta dan kasta logika


Di ranjangku akan saya baringkan diri-Mu 

Perempuanku

Dan Doa buat wanita seksi itu 


Sungguh matanya seperti mata yang ingin 

Berdoa cinta malam pertama dan malam kesekian 



(Kewapante, 8 Maret 2021) 


“ Ini hanya Fiksi”

Komentar

  1. Waduhh....serba salah hahaha maju salah,dan kalo mundurpun dianya ragu hahhaha,hebat yg buat puisi ini,,good..

    BalasHapus
  2. Waduhh....serba salah hahaha maju salah,dan kalo mundurpun dianya ragu hahhaha,hebat yg buat puisi ini,,good..

    BalasHapus
  3. Waduhh....serba salah hahaha maju salah,dan kalo mundurpun dianya ragu hahhaha,hebat yg buat puisi ini,,good..

    BalasHapus
  4. ini keren kali kaka.....👍👍

    BalasHapus
  5. Hanya menahan nafas karena sudah menjadi kenangan masa lalu semua cerita puisi di atas is Really in my Life buth,.. iam style have one buth because my story is before he come be Pastor , is hapen abouth 33 Years Ego and Now the man have living ready 10 Years in heaven
    Sir Johan Lejap

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi kaka nona. Saya mengapresiasi. Barang kali bisa tinggalkan kontak di komentar ini biar saya tulis tentang kisah itu

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer