Tuhan Bisa Perempuan dan kita adalah Perempuan
Tuhan rahim
Dalam rahim-Mu izinkan
Perempuan tumbuh
Untuk menuai rahim
Yg mencintaiMu dengan penuh
Rahim
Dikau maha segala
Perempuan maha perasa
Dan ingin meruncing
Asa segala bahasa
Adalah kisah
Dibalik kasih
Walau resah terbayang
Melucuti malam dan ranjam haram
Tungku api rumah
Dan bahtera suara
Perempuan merenung sejarah
Dan pusaka di atas segelas kopi dan tinta yg melata di antara buku tua
Karena ditulis kaum laki-laki
Dengan sadar di bawah alam bawah nalar
Karena duka, nestapa
Terlanjur mengakar
Tuhan bisa perempuan
Dan kita adalah perempuan
Sampai saat matahari meracuni bumi
Kita sadar kita hadir karena sembilan bulan mengandung benih yg bernapas dan pasrah membaca waktu
Namun menyakiti kulit dan lilitannya menunaikan ibadah yg panjang dan bersumpah mengulanginya lagi
Di malam kedua
Amen
*Yohan lejap bukan pecandu saja pecandu bibir tapi juga pecandu kopi yg berenang di atas permukaan bibir. ia hanya berkata bukan bersabda. Jadi dengarlah dengan telinga dan bacalah dengan mata batin
Maumere
25 Agustus 2020
#Masa meracuni waktu dan merenugi rindu di bawah pohon tuak#


Komentar
Posting Komentar