Surat Rindu Frater Kepada Nona (Nama Tuhan kusebut dan namamu disemogakan)
Rindu adalah ayat suci dalam kitab cinta yang panjang
Dan bayang-bayangnya penuh nelangsa dan obat bius
Matamu adalah binglala yang tampak pada kaca jendela kapela
Menyerap hujan dan membuat embun rindu dalam buku doaku
Kursi di kapela ini mengisahkan resah wajahmu
Aku tahu penantian terpanjang
Adalah menunggu tanpa kepastian
Dan merawat kenangan dengan bayangan sisa
Pada tempat-tempat yang penuh dahaga
Dan candu rindu
Bilik bacaku berbisik
Ini sengit sayang seperti menghitung berapa kali
Nama Tuhan kusebut dan mengurai berapa kali
Namamu disemogakan
Kalau kita bersama maka kita menyebut nama Allah
bersama tanpa jeda
Dan kalau aku sendiri aku masuk ke dalam kamar dan
menutup pintu
Agar angin sekalipun tak mengintip rinduku
Aku rindu auaramu
Dan suaramu
Dan kenangan kita bermain doa di paroki tua
Aku titipkan pada dua kelopak mata angin agar
hantarkan ini
Pada kelopak matamu
Kita teman masa kecil namun cinta tak pernah kerdil
Sayang
Jangan lupa doa sebelum tidur
Agar rinduku terbalas
Amen



Komentar
Posting Komentar