Renungan " Bibir . Frater dan Nona (Frater: tulang Rusuk Gereja dan Umat)

Renungan "bibir"
Frater dan Nona
(Frater: Tulang Rusuk Gereja dan Umat)
















Frater: Nona, jangan pamer bibir terus ew!

Nona: Bagaiman aku dapat menjerat bibirmu dengan bibirku karena pastilah bibir altar Tuhan lebih seksi.

Frater: Kalau kau mau miliki aku dalam seribu bahasa doa dan seribu bahasa sabda.

Nona: Setiap pagi saya berdia agar Tuhan yang maha seksi bibirNya tak membelaimu selalu tetapi memberikan aku kesempatan walau harus kubayar 30 keping bibir.

Frater: Nikmatnya bibirmu lebih dari anggur cinta tetapi Tuhan  tak membiarkan aku serakah bisa gandeng dua.

Nona: Dari bibirku aku akan mendoakan agar kita berjodoh?

Frater: Nona dari bibirmu aku melihat semesta berteriak dan langit menangis seakan takkan terima keputusaku

Nona: Cinta itu kejam sayang, saya yang mencintaimu lebih dahulu, tetapi Tuhan mengambilmu lantaran tulang rusuk Gereja dan Umat

Frater: Tuhan mencintaiku sejak dirimu dan diriku masih dalam rahim Ibu. Percayalah sayang, Aku masih seperti yang dulu.

Nona: Akh, sayang. Aku takkan mau berbagi cintaku sekalipun dengan Tuhan.


Amen

Lewoleba
Meja Romol
Rabu, 29 April 2020




Komentar

  1. Aku takkan membagi cintaku sekalipun dngn tuhan ...... Wooooow ..... Tuhan ampunilah kami anakmu. Hahahaha, like this, .....

    BalasHapus
  2. Melaayani Tuhan tak harus menjadi Imam
    di sini aku mengarapkan hadirmu
    Resah saat diri melihat kau mengenakan jubah itu...

    Salam kak 🙏😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha yang sabar ya
      segalanya akan indah pada waktunya

      Hapus
  3. Wah, benar2 ya karakter prmpuanx kejam..hihi

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer